Rabu, 03 Januari 2018

Hachiko

Ada banyak hal yang telah membuatku menjadi alarm yang begitu buruk. Kau tahu, dulunya aku merupakan pejalan waktu yang baik. Aku pernah yakin bahwa ketepatan waktu tak akan merugikanku. Aku pernah rela meninggalkan apa saja di belakangku demi detik yang masih belum meraih menit, apalagi jam. Aku pernah merasa lebih baik untuk duduk di titik pertemuan lebih dulu, daripada harus menjadi yang ditunggu. Aku pernah sebegitu terburunya di saat kau tetapkan sebuah waktu. Entah apakah kau yang terlalu bermain-main, atau aku yang terlalu serius dalam melihat acuan yang menjanjikan waktu.

Layaknya seekor Hachiko, kau pernah membuatku setia memandangi langkah-langkah kaki yang berlalu lalang, kau pernah membuatku menyaksikan sang mentari yang bergerak semu perlahan. Kau juga cukup hebat untuk mengubah antusiasku menjadi rasa jemu. Untungnya, kau datang dengan selamat, ketika pagi berubah siang, ketika sejuk berubah terik, ketika tepat berubah terlambat. Sialnya, kau berhasil merubahku dalam menghargai waktu.

Jangan salahkan aku jika tak bisa setepat dulu lagi. Karena kau pun tahu bahwa dulunya aku adalah alarm yang bekerja dengan baik. Daripada merugikanku sendiri, maka aku minta maaf untuk tak menjadi Hachiko- mu lagi.